Postingan

Sertifikasi Internasional Perawat Disiapkan

Gambar
Pemerintah mempermudah penerbitan sertifikat internasional bagi perawat Indonesia yang akan dikirim ke luar negeri. Caranya dengan membentuk lembaga pendidikan perawat yang berafiliasi dengan lembaga serupa di luar negeri agar sertifikat kompetensi kerja diakui internasional. Menurut Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia Nusron Wahid, pengiriman perawat ke luar negeri terhambat standar sertifikat perawat dalam negeri yang belum diakui negara tujuan. "Jadi kemampuan perawat ditingkatkan dengan membuka kerja sama dengan lembaga di luar negeri," ujarnya seusai bertemu Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Jakarta, Selasa (26/1). Lembaga penerbit sertifikasi perawat itu disiapkan Kementerian Kesehatan; Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi; serta Badan Nasional Sertifikasi Profesi. (NDY)

Isi dan Ketentuan Kontrak Penyediaan Perawat

Perawat yang disepakati setelah memenuhi persyaratan diatur sebagai berikut. 1. Jangka waktu kontrak perawat adalah 3 (tiga) bulan atau gonta ganti perawat sebanyak 3 (tiga) kali.  2. Di antara ketiga perawat  (salah satu) ada yang cocok, maka kontrak selama 3 (tiga) bulan bisa diteruskan tanpa perpanjangan kontrak atau administrasi (admin) baru. Apabila ada hal-hal yang ingin ditanyakan soal kontrak perawat , silakan menghubungi Sinshe Hans di handphone/whatsapp 0819 3261 8088 atau email: hanstsebastian@gmail.com.

Tata Cara Pembayaran Biaya Penyediaan Perawat

Perawat yang diterima bekerja setelah memenuhi semua syarat yang diinginkan, dan juga sudah dikirim ke tempat bekerja, maka kewajiban pengguna jasa adalah membayar biaya administrasi (admin) sebesar Rp 1,5 juta. Pembayaran admin penyediaan  perawat ini bisa diberikan kepada pembawa atau pengantar perawat . Orang tersebut adalah petugas yayasan yang memang khusus ditugaskan untuk mengantar perawat ke tempat kerja. Atau pembayaran admin tersebut bisa juga ditransfer via Bank BCA. Nomor rekening akan diberitahukan kemudian. Bilamana masih ada hal-hal yang ingin ditanyakan berkaitan dengan admin  dan tata cara pembayaran, silakan menghubungi Sinshe Hans di handphone/whatsapp 0819 3261 8088 atau email: hanstsebastian@gmail.com. 

Kapan Waktu yang Tepat Menggunakan Jasa Perawat

Gambar
Ketika pasien yang sedang dirawat di rumah sakit, diizinkan pulang oleh dokter. Izin pulang ke rumah diperbolehkan, apabila tanda-tanda vital, seperti: tekanan darah, gula darah, suhu tubuh dan pernapasan yang teratur. Jika pasien belum stabil, pasien tidak diperbolehkan pulang. Kalau maksa pulang, harus mendatangani surat pulang paksa.  Saat sudah diizinkan pulang hari tertentu atau beberapa hari kemudian adalah saat yang tepat untuk siap-siap menggunakan jasa perawat. Bagaimana caranya? Pertama, hubungi kantor pengelola perawat, Yayasan Perawat Indonesia (Yapindo) dengan Pak Hans. Calon pengguna jasa perawat akan ditanyakan kondisi pasien bagaimana. Menggunakan alat medis apa saja, seperti selang ngt (sonde), kateter pipis, tracheostomy, kolonostomi, dan alat-alat yang lain (tolong disebutkan selengkap-lengkapnya)  Perawat disesuaikan dengan kondisi pasien masing-masing. Perlu perawat laki atau perempuan disebutkan. Dan semua keterangan yang berkaitan dengan perawat ak

Perawat Harian

Gambar
Perawat harian adalah perawat pengganti harian (sehari) apabila perawat yang sedang bekerja minta izin tidak bekerja sehari pada hari-hari tertentu. Entah ada keperluan pribadi atau kebutuhan yang lain. Sistem harian yang dimaksud adalah betul-betul sehari, bukan dua hari atau lebih. Misalnya setiap hari Senin atau Selasa atau Rabu atau Kamis atau Jumat atau Sabtu dan atau Minggu. Perawat harian berbeda dengan perawat inval. Perawat harian bekerja hanya pada hari-hari tertentu saja. Tidak boleh dua hari atau lebih. Sebab jika lebih dua hari dan seterusnya yang berlaku adalah sistem perawat inval. Honor perawat harian juga tidak lebih besar dari tarif perawat inval terutama tarif inval Lebaran. Tetapi tarif perawat harian di atas tarif perawat bulanan yang dibagi dengan 30 hari kerja. Karena adanya tambahan transport untuk datang dan pergi ke tempat bertugas. Besarnya tarif perawat harian ditentukan oleh kondisi pasien. Apakah memakai alat medis atau tidak? Jik

Penampilan dan Prestasi Perawat

Perawat yang berpenampilan baik memang acapkali mendapat prioritas pekerjaan dibandingkan dengan perawat yang berpenampilan kurang. Sebagai pengelola, kami mengetahui perawat yang rapih dan yang kurang, yang mana juga di antara mereka, yang bisa bekerja dengan baik. Untuk permintaan perawat yang diantar, kami mendahulukan perawat yang dapat bekerja. Dan yang lebih diutamakan tentu juga yang  berpenampilan menarik. Baru kemudian yang berpenampilan kurang baik (dengan pesan perbaiki penampilan yang bersangkutan). Pemesan ada juga yang maunya datang ke yayasan dan melihat sendiri. Jika demikian, yang dipilih adalah perawat yang berpenampilan menarik. Setelah mulai bekerja, pengguna jasa keperawatan kadang toleransi terhadap kekurangan-kekurangan perawat karena merasa konsekuen dia yang memilih.  Namun, ada juga yang tidak toleransi terhadap perawat tersebut dan minta diganti. Pengganti yang dikirim berpenampilan kurang tetapi bisa bekerja. Inilah hal-hal yang

Lembaga Sertifikasi Perawat akan Dibentuk

PEMERINTAH berupaya meningkatkan kualitas tenaga perawat dengan berencana membentuk lembaga sertifikasi khusus untuk perawat yang akan bekerja ke luar negeri.  "Tentu harus ada suatu pengakuan internasional yang harus kita selesaikan, bahwa kita (Indonesia) akan mengirimkan tenaga perawat dan care giver ( pengasuh lansia ) ke luar negeri setelah mendapat tambahan kualitas sesuai kebutuhan negara tujuan," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek, seusai rapat terbatas di Kantor Wapres, Jakarta, kemarin. Apalagi, lanjut Nila, selama ini banyak negara sahabat menginginkan tenaga perawat dan care giver dari Indonesia untuk bekerja di sana. "Banyak negara yang meminta tenaga perawat kita, seperti Amerika Serikat dan Qatar. Kalau yang sudah menjalin kerja sama itu dengan Jepang," tambahnya.  Turut hadir pada rapat tersebut, Wapres Jusuf Kalla, Mendikbud Anies Baswedan, serta Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (