Penampilan dan Prestasi Perawat

Perawat yang berpenampilan baik memang acapkali mendapat prioritas pekerjaan dibandingkan dengan perawat yang berpenampilan kurang.

Sebagai pengelola, kami mengetahui perawat yang rapih dan yang kurang, yang mana juga di antara mereka, yang bisa bekerja dengan baik.

Untuk permintaan perawat yang diantar, kami mendahulukan perawat yang dapat bekerja. Dan yang lebih diutamakan tentu juga yang  berpenampilan menarik. Baru kemudian yang berpenampilan kurang baik (dengan pesan perbaiki penampilan yang bersangkutan).

Pemesan ada juga yang maunya datang ke yayasan dan melihat sendiri. Jika demikian, yang dipilih adalah perawat yang berpenampilan menarik.

Setelah mulai bekerja, pengguna jasa keperawatan kadang toleransi terhadap kekurangan-kekurangan perawat karena merasa konsekuen dia yang memilih. 

Namun, ada juga yang tidak toleransi terhadap perawat tersebut dan minta diganti. Pengganti yang dikirim berpenampilan kurang tetapi bisa bekerja.

Inilah hal-hal yang sering terjadi. Beda, kalau calon pengguna jasa minta masukan (saran). Persoalan ini tidak harus dialami.

Postingan populer dari blog ini

1/3 Pasien yang Pulang dari Rumah Sakit Meninggal

Pemerintah Butuh 20.000 Perawat. Pasien Covid Bertambah

Perawat Instrumentalis