PERAWAT BANYAK YANG NYARI, TETAPI PERAWATNYA TIDAK TERSEDIA

Setiap hari orang yang bertanya ketersediaan perawat selalu ada. Jumlah yang mencari memang sehari belum sampai melebihi sepuluh orang. Untuk memenuhi permintaan perawat tersebut, kami, sementara ini menggunakan jalur referensi dari perawat-perawat yang sudah bekerja di tempat kami. Walaupun ada cara agresif lain, yang bisa menyediakan ketersediaan perawat dalam jumlah yang mencukupi. Kalau cara aktif seperti ini ditempuh, akan berakibat terhadap kualitas perawat yang dipekerjakan. Karena itu, kami lebih memilih menggunakan referensi dari perawat yang sudah bekerja. 

Kadang, pemikiran seperti ini tidak dapat diterima oleh pengguna jasa. Dipikirnya, mudah mencari perawat kapan saja. Padahal, kalau calon pengguna jasa tahu, betapa sulitnya mencari perawat yang bisa menjalankan tugas keperawatan dengan baik. Baru, diketahui, untuk meminta perawat diperlukan waktu. Tidak bisa minta perawat sekarang, perawat langsung tersedia. Perlu beberapa hari menghubungi perawat yang selesai tugas dan sedang istirahat untuk bekerja kembali. Karena calon pengguna jasa perawat merasa enak, nyaman berhubungan dengan kami, ada yang bersedia menunggu untuk waktu yang lama. Ketimbang mencari perawat di tempat lain. 

Jika memang ada perawatnya, biasanya minta sekarang, besoknya, sudah diantar perawat yang diperlukan. Setelah Lebaran ini, perawat-perawat yang tadinya bergilir, menjadi, istirahat semua. Terjadi kekosongan, yang berakibat, tidak dapat dilayani permintaan perawat yang bersangkutan. Untuk itu, kami melalui artikel ini, memohon maaf sebesar-besarnya. Kami berharap kekosongan perawat ini hanya sementara dan keadaan akan segera normal seperti sebelum-sebelumnya. 

Postingan populer dari blog ini

1/3 Pasien yang Pulang dari Rumah Sakit Meninggal

Pemerintah Butuh 20.000 Perawat. Pasien Covid Bertambah

Perawat Inval