RUU KEPERAWATAN DIHARAPKAN SELESAI AKHIR TAHUN

JAKARTA, KOMPAS - Rancangan Undang-Undang Keperawatan diharapkan selesai dibahas akhir tahun ini.

Ketua Panitia Kerja (Panja) RUU Keperawatan yang juga Wakil Ketua Komisi IX DPR Nova Riyanti Yusuf, Selasa (21/5), di Jakarta, menuturkan, Presiden menugaskan Menteri Kesehatan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, serta Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia untuk membahas RUU inisiatif DPR itu berasma Komisi IX.

Hari Selasa, ribuan perawat dari Persatuan Perawat Nasional Indonesia Lampung (PPNI) beraksi damai di depan Gedung DPR, Jakarta, Selain itu, sekitar 100 anggota PPNI melakukan hal sama di halaman Kantor Gubernur Lampung. Mereka menuntut RUU Keperawatan segera disahkan.

Ketua I PPNI Junaiti Sahar mengatakan pihaknya mendesak RUU Keperawatan segera disahkan karena tidak mau digabung dalam RUU Tenaga Kesehatan mengingat substansi dan jenis praktiknya berbeda. Idealnya, payung hukum tentang keperawatan ada lebih dulu, baru digabung dalam RUU Tenaga Kesehatan seperti di Australia. Jumlah perawat di Indonesia yang terdaftar kini sekitar 40.000 orang. 

Ketua PPNI Lampung Dedi Afrizal mengatakan, RUU Keperawatan yang sudah diperjuangkan bertahun-tahun belum kunjung disetujui DPR. "UU Keperawatan bukan hanya memberikaqn perlindungan kepada profesi perawat, melainkan juga kepada pasien dan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang aman, bermutu dan terjangkau,' ujarnya.

Nova menyatakan, dalam pertemuan dengan perwakilan perawat di ruang pimpinan DPR Pramono Anung, dijanjikan akan segera minta Komisi IX untuk melanjutkan pembahasan  RUU Keperawatan. "Saya optmistis RUU Keperawatan bisa selesai tahun 2013," kata Nova.

Menurut Nova, RUU Keperawatan dibentuk karena para tenaga keperawatan sebagai salah satu komponen utama pemberi layanan kesehatan kepada masyarakat belum terlindungi secara maksimal.

"Praktek keperawatan sebagai bagian integral dari berbagai penyelenggaraan layanan kesehatan harus terus ditingkatkan mutunya dengan registrasi, sertifikasi, akreditasi, pendidikan dan pelatihan berkelanjutan," ujarnya. (JON/DOE)

Postingan populer dari blog ini

1/3 Pasien yang Pulang dari Rumah Sakit Meninggal

Pemerintah Butuh 20.000 Perawat. Pasien Covid Bertambah

Perawat Instrumentalis