GAJI DOKTER DAN PERAWAT PUSKESMAS NAIK

JAKARTA. Kabar gembira untuk para dokter dan perawat yang berdinas di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Jakarta. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan menaikkan gaji dokter dan perawat puskesmas, baik yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) maupun honorer.

Wakil Gubernur DKI Basuki T Purnama menyatakan, gaji dokter dan perawat di puskesmas masih terlalu kecil dan kurang layak. Itu sebabnya kelak gaji dokter dan perawat minimal Rp 7 juta per bulan. "Bahkan bisa lebih," kata dia akhir pekan lalu.  

Kini, pemerintah DKI Jakarta sedang menyiapkan peraturannya. Kenaikan gaji tersebut berlaku paling cepat mulai tahun depan. Intinya, gaji dokter dan perawat honorer tidak akan berbeda jauh dibandingkan petugas kesehatan yang berstatus PNS. 

Namun, tentu saja bakal ada perbedaan gaji di setiap tenaga kesehatan. Saat ini, mantan Bupati Belitung timur ini mengatakan, Dinas Kesehatan DKI sedang menyusun formula sistem gaji dokter dan perawat di puskesmas tingkat kelurahan dan kecamatan. Harapannya, kenaikan gaji tersebut bisa meningkatkan kualitas layanan para dokter dan perawat di puskesmas. 

Maklum, kerja dokter dan perawat di puskesmas makin bertambah setelah Pemerintah DKI meluncukrkan program kesehatan gratis lewat Kartu Jakarta Sehat. Alhasil warga Jakarta berbondong-bondong ke puskesmas. 

Kepala puskesmas Kelurahan Mampang Prapatan Sri Subekti menyambut  baik rencana kenaikan gaji dokter dan perawat di puskesmas oleh Pemerintah DKI. "Belakangan ini beban dan tanggung jawab pekerjaan dokter dan perawat di puskesmas semakin besar," ungkap dia kemarin.

Menurut Sri, rata-rata gaji dokter di puskesmas hanya Rp 3,08 juta per bulan. sedang gaji perawat sebesar upah minimum provinsi yaitu Rp 2,2 juta sebulan. Tentu angka ini sangat minim dan timpang ketimbang tingginya biaya hidup di Jakarta. 

Bahkan, dibandingkan dengan tanggungjawabnya, gaji tersebut jelas kurang ideal. "Saya pribadi inginnya kenaikan itu dilakukan  tahun ini," imbuh Sri. Alasannya, harga-harga kebutuhan pokok telah naik seiring rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi pada pertengahan tahun ini. 

Fahriyadi

Postingan populer dari blog ini

1/3 Pasien yang Pulang dari Rumah Sakit Meninggal

Pemerintah Butuh 20.000 Perawat. Pasien Covid Bertambah

Perawat Instrumentalis