PERAWAT LAMA TIDAK DIIZINKAN KEMBALI

Perawat yang bekerja sebelumnya di salah satu pasien, minta izin untuk keperluan pribadi. Sementara perawat ini tidak bekerja, digantikan dengan perawat infal sebagai gantinya. Rencananya hanya beberapa hari akan kembali. Ternyata, setelah seminggu, tidak kembali dengan alasan keluarganya ada yang sakit.

Otomatis, waktu perawat infal ini bertambah. Hal ini dirasakan memberatkan beban keluarga pasien. Karena belum ada pengganti perawat yang regular, dimintakan kepada perawat infal untuk menjadi perawat regular. 

Karena beban kerja dan ingin refreshing, maka, setelah sebulan bekerja, perawat ini minta izin untuk tidak meneruskan kerja selanjutnya. Dengan waktu sebelum penggantian biasanya 7 (tujuh) hari sebelumnya. 

Dengan adanya skedul penggantian perawat, maka, untuk memudahkan, dipanggil perawat sebelumnya untuk bekerja. Dengan perawat sebelumnya, sudah diberitahukan untuk datang bekerja kembali tanggal 5 April 2013. Saat perawat ini menelepon kepada keluarga pasien, ternyata, keluarga pasien menolak penerimaan bekerja kembali perawat yang bersangkutan. 

Bilamana kejadiannya seperti ini, pasti ada yang tidak beres atau belum selesai. Terbukti saat minta izin meninggalkan kerja, pinjam uang Rp 1 juta. Di mana perawat ini pada waktu seminggu izin meninggalkan tugas, menelepon yayasan bahwa ia tidak akan kembali. Sebagai pengelola merasa dirusak nama baiknya. Saat ditelepon, diminta untuk mengembalikan uang yang dipinjam. Janji untuk mengembalikan dibicarakan oleh perawat sendiri, tetapi tidak direalisasi. Selisih waktu tidak bekerja, lebih dari 30 hari.

Setelah perawat bekerja di tempat lain, kemudian akhirnya kosong, menelepon kantor kami. Apakah ada pekerjaan di tempat lain. Kami jawab, apakah bersedia untuk kembali kepada pasien sebelumnya. Dijawab, boleh. Dilanjutkan dengan pertanyaan, apakah keluarga pasien mau menerima dan tidak marah. Karena kami pikir, tidak ada masalah, sekarang mau kerja lagi, untuk membayar pinjaman uang yang sebelumnya. Ternyata, sesudah perawat menelepon keluarga pasien, keluarga pasien menelepon kantor perawat kami, memberitahukan bahwa dia tidak mau menerima perawat yang sebelumnya. Minta dicarikan perawat lain yang baru. Sebagai layanan perawat, kami mengiyakannya dan akan mengantar perawatnya ke rumah pengguna jasa.

Mengapa perawat bekerja kembali ditolak? Karena selain pinjam uang, ada sikap-sikap yang tidak disukai oleh keluarga pasien. Menolak tanpa alasan yang sebenarnya. ia tidak merasa nyaman, jika harus memberitahukan alasan yang sebenarnya.

Atas dasar penolakan ini, kami sampaikan kepada perawat yang bersangkutan. Reaksi perawat ini jelek, memang, tidak sepantasnya diterima bekerja kembali. Bukan hanya ke pasien tersebut, mungkin untuk pasien lain pun, kami keberatan.








Postingan populer dari blog ini

1/3 Pasien yang Pulang dari Rumah Sakit Meninggal

Pemerintah Butuh 20.000 Perawat. Pasien Covid Bertambah

Perawat Instrumentalis