JEPANG BUTUH TENAGA PERAWAT RI

TENAGA perawat Indonesia memiliki kesempatan yang bagus untuk bekerja di Jepang. Sejak 2008-2010, Indonesia telah mengirimkan 686 perawat ke sejumlah rumah sakit dan panti jompo di Jepang. Hal itu dikatakan Ketua Umum Persatuan Alumni dari Jepang (Persada) Rachmat Gobel saat menyerahkan bantuan senilai 20 juta yen untuk korban tsunami, di Kesennuma, Jepang. Turut hadir Presiden  Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono menyaksikan pemberian bantuan secara simbolis kepada Direktur Eksekutif Japan International Corporation of Welfare Services Tsunoda Takashi. 

Menurut Gobel, pengiriman perawat sempat mengalami permasalahan karena untuk dapat bekerja di Jepang, perawat harus menjalani ujian nasional keperawatan Jepang yang cukup berat. Namun, Persada dan Perhimpunan Persahabatan Indonesia-Jepang terus melobi untuk  mendapatkan kemudahan dalam sistem penerimaan perawat di 'Negeri Sakura' itu. (*/E-4)

Postingan populer dari blog ini

1/3 Pasien yang Pulang dari Rumah Sakit Meninggal

Pemerintah Butuh 20.000 Perawat. Pasien Covid Bertambah

Perawat Inval