Thursday, March 21, 2013

SISTEM KERJA PERAWAT (PERAWAT HOMECARE, PERAWAT REGULER, ASISTEN PERAWAT)

Sistem kerja perawat yang berjalan selama ini terbagi dalam beberapa cara. Cara pertama, mengikuti aturan yang diberlakukan rumah sakit. Pasien yang diperbolehkan keluar dari rumah sakit, dilanjutkan dengan perawatan yang persis sama seperti yang ada di rumah sakit. Yaitu, perawat yang bertugas diatur per shift (biasanya sekitar 8 jam). Dilanjutkan dengan perawat yang bertugas berikutnya untuk shift ke dua. Dan diteruskan oleh perawat sampai shift ke 3 (tiga). 

Kompensasi yang dibayarkan oleh keluarga pasien untuk perawat yang bekerja atas dasar shift tersebut adalah Rp 300.000 per shift. Kalau dikalikan sebulannya akan menghasilkan angka Rp 27 juta. Fantastis bukan! Padahal, kita tahu, banyak di antara kita yang keluar dari rumah sakit, sering, karena kehabisan biaya. Cara seperti ini, hanya bisa dilanjutkan oleh keluarga yang secara ekonomi tidak ada masalah. Walaupun setelah berjalan sekian waktu, juga dirasakan berat. Dan akhirnya mencari perawat yang reguler sistem bulanan. Dari segi kualitas perawatan tidak berbeda jauh. Namun, dari gaji yang dibayarkan berbanding sebulan perawat reguler sama dengan 9 bulan. 

Cara kerja perawat yang berikutnya adalah perawat yang bertugas full sehari atau beberapa hari, dengan tarif Rp 300.000 per hari. Jadi jika dihitung sebulannya Rp 9 juta. Banyak pengguna jasa perawat dengan sistem ini, masih sanggup. Meskipun, banyak juga yang setelah berjalan sekian waktu, merasakan berat. Untuk ini, juga disarankan menggunakan perawat reguler, yang dari segi kualitas perawatan juga tidak berbeda sama sekali. Bandingkan dengan gaji perawat yang reguler hanya sekitar Rp 3 juta sebulan. 

Keluarga pasien yang menggunakan cara di atas, karena tidak tahu dimana mendapatkan perawat. Padahal, kalau mau bertanya ke keponakan atau anak, dengan mudah, mereka mendapatkan informasi perawat lengkap melalui Google atau internet. 

Bagi sebagian yang tahu memperoleh perawat, biasanya langsung menggunakan perawat reguler. Dan dari perawat reguler pun, secara bertahap, bisa dipergunakan perawat yang lebih murah gajinya. Bila keadaan pasien semakin baik, dan hanya butuh pendampingan saja.